TonraNews.com-Moskow; Perhelatan
akbar sepak bola piala dunia 2018 yang berlangsung di Rusia 14 Juni -15 Juli
2018 menjadi magnet bagi para pencinta lapangan hijau, ribuan bahkan jutaan
orang datang dari berbagai penjuru dunia memenuhi stadion tempat berlangsungnya
laga antar negara sejagat tersebut.
Tak disangka, salah seorang dari mereka adalah Andi Asrul Syam, warga Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone yang kini bermukim di Makassar ini, rela meninggalkan keluarganya untuk sementara demi menyaksikan langung ajang paling bergengsi tersebut. Andi Asrul pun harus terbang 22 jam dari Makassar ke Jakarta, transit di bandara Suvarnabhumi Bangkok Thailand sebelum mendarat di bandara Domodedove Moskow Rusia.
Tak disangka, salah seorang dari mereka adalah Andi Asrul Syam, warga Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone yang kini bermukim di Makassar ini, rela meninggalkan keluarganya untuk sementara demi menyaksikan langung ajang paling bergengsi tersebut. Andi Asrul pun harus terbang 22 jam dari Makassar ke Jakarta, transit di bandara Suvarnabhumi Bangkok Thailand sebelum mendarat di bandara Domodedove Moskow Rusia.
Di
tengah gemuruh supporter Argentina ini pula Andi Asrul mengirim salam untuk
warga tempat kelahirannya Tonra Wanuakku lewat coretan di kertas. Sarjana Tenik Sipil Univeristas
Hasanuddin ini lalu berangkat ke Spartak Stadium untuk menyaksikan laga
Kolombia yang berhadapan dengan Inggris.

Rindu yang dalam pada keluarga tercinta kemudian membawanya kembali ke tanah air, setelah dua pekan berpetualang di negeri Vlaidimir Putin. Dalam perjalanan pulang, anak dari Andi Syamsuddin (Purnawirawan Polisi Polsek Tonra) dan Mardawiah (Guru SMP Negeri Tonra) ini masih menyempatkan diri menyaksikan laga Uruguay – Prancis walau hanya dari layar kaca saat transit di bandara Soekarno – Hatta Jakarta. Ia kini bisa berbagi cerita ke sanak saudara dan rekan sejawat, pengalaman dan keseruan selama menyaksikan langsung FIFA World Cup 2018 Rusia.
Rindu yang dalam pada keluarga tercinta kemudian membawanya kembali ke tanah air, setelah dua pekan berpetualang di negeri Vlaidimir Putin. Dalam perjalanan pulang, anak dari Andi Syamsuddin (Purnawirawan Polisi Polsek Tonra) dan Mardawiah (Guru SMP Negeri Tonra) ini masih menyempatkan diri menyaksikan laga Uruguay – Prancis walau hanya dari layar kaca saat transit di bandara Soekarno – Hatta Jakarta. Ia kini bisa berbagi cerita ke sanak saudara dan rekan sejawat, pengalaman dan keseruan selama menyaksikan langsung FIFA World Cup 2018 Rusia.


