Mahasiswa Tonra akan Gelar Sharing Session Beternak Ayam

TonraNews.com - Makassar; Dewan Pengurus Cabang Kesatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Bone Kecamatan Tonra akan menggelar sharing session dengan tema Potensi Peternakan Ayam Pedaging Sebagai Wirausaha di Kecamatan Tonra. Kegiatan tersebut akan diadakan pada 6 Juni 2019 di Aula Kantor Camat Tonra.
 
Ketua Umum DPC KEPMI Bone – Kecamatan Tonra, Andi Nur Fadly menjelaskan bahwa ide melaksanakan kegiatan tersebut berawal dari diskusi di grup facebook Tonra Wanuakku dimana beternak ayam adalah kegiatan yang mudah diimplementasikan oleh masyarakat. “Kami memanfaatkan libur lebaran untuk berdiskusi dan berbagi ilmu mengenai hal-hal yang terkait dengan beternak ayam, yang diharapkan bisa tumbuh sebagai usaha baru dalam meningkatkan perekonomian masyarakat” ujar mahasiswa jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas Negeri Makassar angkatan 2015.
Peternakan ayam pedaging di kandang Andi Syarif Farm, Jakarta

Sharing session akan melibatkan nara sumber dari kalangan pelaku usaha, professional dan akademisi. drh. Andi Syarifuddin akan berbagi ilmu mengenai kiat-kiat sukses beternak ayam pedaging. Andi Syarifuddin adalah alumni Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada yang kini sukses menjadi pengusaha peternakan ayam di Jakarta melalui Andi Syarif Farm. Perhitungan kebutuhan modal usaha dan pengembaliannya akan dikupas oleh Andi Wawan Alkasas, S.Pt, Chief Executive PT. Mitra Peternakan Sejahtera, perusahaan yang menyediakan sarana pendukung bagi usaha peternakan ayam. Andi Wawan akan membawakan materi Beternak Ayam Pedaging – Investement & Break Event Point Analysis. Dari akademisi akan hadir DR. Muh Ridwan Rizal, S.Pt, M.Si, Ketua Program Studi Ilmu Peternakan Universitas Hasanuddin dan juga Master Coach & Trainer Penumbuhan Wirausahawan Muda Kementrian Pertanian akan membawakan materi potensi kewirausahaan dari usaha beternak ayam pedaging.



Anugrah Ilyas yang ditunjuk sebagai ketua panitia mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan pada H+1 Idul Fitri memang terkesan mendadak karena masih dalam suasana Idul Fitri, namun hal tersebut harus disesuaikan dengan waktu yang terbatas dari nara sumber. “Kami tetap berusaha untuk menghadirkan sebanyak mungkin peserta. Undangan akan kami kirimkan ke Kepala Dusun, Pengurus Badan Usaha Milik Desa, Kepala Desa dan Instansi lainnya. Kegiatan ini terbuka bagi warga yang tertarik dengan usaha beternak ayam” tutup mahasiswa Ilmu Administrasi Negara Universitas Muhammadiah Makassar Angkatan 2017.

Post a Comment

Previous Post Next Post