BONE-TonraNews - Setelah memastikan nama Andi Sudirman Sulaiman sebagai calon wakilnya dalam Pemilihan
Gubernur Sulawesi Selatan 2018 mendatang, bakal calon gubernur Sulawesi Selatan
Nurdin Abdullah langsung tancap gas dengan memilih blusukan di akhir pekan di
Bone dan sekitarnya. Di kampung halaman Nurdin Halid, Guru Besar Ilmu Pertanian dan Kehutanan ini
menemui mantan Bupati Bone Andi Idris Galigo, bakal calon Bupati Bone 2018 dr. Rizalul Umar serta beberapa tokoh masyarakat
lainnya, bahkan pasangan ini mendirikan Posko Pemenangan di Jl. MT Haryono
Watampone yang merupakan Posko Pemenangan pertama di Sulawesi Selatan.
Nama Andi Sudirman Sulaiman memang nyaris tidak dikenal, namun kemudian muncul sebagai sosok yang patut diperhitungkan dalam beberapa pekan terakhir ini. Pengusaha muda yang punya pengalaman di perusahaan internasional ini adalah adik kandung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pria kelahiran Bone 25 September 1983 tersebut mencatatkan dirinya sebagai alumni tercepat Angkatan 2001 Jurusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin.
Nama Andi Sudirman Sulaiman memang nyaris tidak dikenal, namun kemudian muncul sebagai sosok yang patut diperhitungkan dalam beberapa pekan terakhir ini. Pengusaha muda yang punya pengalaman di perusahaan internasional ini adalah adik kandung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Pria kelahiran Bone 25 September 1983 tersebut mencatatkan dirinya sebagai alumni tercepat Angkatan 2001 Jurusan Teknik Mesin Universitas Hasanuddin.
Bone menjadi salah satu daerah strategis dengan jumlah pemilih terbesar di Sulawesi
Selatan, kehadiran pasangan NA-ASS di Bone semakin meningkatkan suhu politik di
Bumi Arung Palakka setelah pasangan Nurdin Halid – Azis Qahar Muzakkar telah
melakukan deklarasi lebih awal. Seperti diketahui, Nurdin Halid adalah tokoh
politik kawakan asal Bone yang berkiprah di level nasional sebagai salah satu tokoh
sentral Partai Golongan Karya.
Hingga saat ini dukungan partai terhadap The Professor akan mencukupi
syarat minimal 17 kursi bahkan lebih. Pasangan dengan tag line “nassami” ini diisyaratkan
akan mendapat rekomendasi dari minimal tiga partai yaitu PDIP, PAN dan PKS
dengan total 20 kursi. Bukan tidak mungkin dukungan dari partai lain juga akan
mengalir kembali ke pasangan yang direncanakan akan menggelar deklarasi 20 Oktober 2017.
